-->
  • Jelajahi

    Copyright © Harian Wangon | Pelopor Media di Banyumas Barat
    Best Viral Premium Blogger Templates

    ads

    Menu Bawah

    Mahasiswa KKN Andalusia Kebasen Turut Meriahkan Tradisi Dandan Gethek

    Arman Ar Alfarizi
    Senin, 12 Januari 2026, 23.38.00 WIB Last Updated 2026-01-12T16:38:14Z

    Mahasiswa KKN Andalusia Kebasen dan Masyarakat Rawaheng sedang dandan gethek. (Foto. Tim Harian Wangon)


    HARIANWANGON-RAWAHENG, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Andalusia yang tengah melaksanakan pengabdian masyarakat di desa Rawaheng turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan Dandan Gethek, sebuah tradisi budaya masyarakat setempat yang digelar dalam rangka pelestarian kearifan lokal dan penguatan nilai kebersamaan warga. Senin, 12 Januari 2026/23 Rajab 1447 H

    Kegiatan Dandan Gethek yang dilaksanakan di makam Mbah Aub ini berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Tradisi tahunan tersebut merakit bambu atau gethek. Gethek-gethek tersebut kemudian dipasang buat pagar makam sebagai simbol rasa syukur masyarakat atas limpahan rezeki dan keselamatan.

    Mahasiswa KKN Andalusia Kebasen tidak hanya hadir sebagai penonton, tetapi terlibat langsung dalam proses persiapan hingga pelaksanaan acara. Sejak beberapa hari sebelum kegiatan, para mahasiswa bersama warga bergotong royong membersihkan komplek makam Mbah Aub, menyiapkan bahan hiasan, serta membantu merangkai dekorasi gethek. Keterlibatan ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat setempat.

    Ketua Muhammad Rifaul Fikri KKN Andalusia Kebasen menyampaikan bahwa keikutsertaan mahasiswa dalam tradisi Dandan Gethek merupakan bagian dari upaya mahasiswa untuk belajar langsung dari masyarakat serta berkontribusi dalam pelestarian budaya lokal. “Melalui kegiatan ini, mahasiswa dapat memahami nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, dan rasa syukur yang menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat Kebasen,” ujarnya.


    Mahasiswa KKN Andalusia Kebasen bersama masyarakat antusias mengikuti acara dandan gethek. (Foto. Tim Harian Wangon)


    Pada hari pelaksanaan, mahasiswa KKN tampak mengenakan busana tradisional sederhana dan ikut memasang gethek bersama warga. Suasana semakin semarak dengan syukuran masyarakat yang memadati komplek makam. Anak-anak hingga orang tua tampak menikmati jalannya acara dengan penuh kegembiraan.

    Tokoh masyarakat desa Rawaheng H. Slamet Busono Spd. mengapresiasi kehadiran dan peran aktif mahasiswa KKN Andalusia. Menurutnya, keterlibatan mahasiswa memberikan semangat baru bagi warga, sekaligus menjadi contoh kolaborasi positif antara dunia pendidikan dan masyarakat. “Kami merasa senang karena tradisi ini mendapat perhatian dan dukungan dari adik-adik mahasiswa. Semoga budaya Dandan Gethek tetap lestari dan dikenal lebih luas,” tuturnya.

    Selain sebagai ajang pelestarian budaya, kegiatan Dandan Gethek juga dimanfaatkan sebagai sarana mempererat silaturahmi antarwarga dan meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan makam. Mahasiswa KKN Andalusia Kebasen berharap pengalaman ini dapat menjadi bekal berharga dalam kehidupan bermasyarakat serta menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya bangsa.

    Dengan adanya sinergi antara mahasiswa dan masyarakat, tradisi Dandan Gethek di desa Rawaheng tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga momentum penting dalam menjaga warisan budaya lokal agar tetap hidup dan berkembang di tengah arus modernisasi.***


    Sumber Berita: Mahasiswa KKN Andalusia
    Editor: Arman Ar Alfarizi
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Pendidikan

    +
    close
    close